Selasa, 09 April 2019

Sosial media prapemilu

Media sosial pra pemilu 2019

Informasi apapun saat ini semakin mudah diakses, mau cari apapun ada tinggal dari diri pribadi masing" ingin mencari apa, mau cari yang baik buruk, baru lama semua ada, hanya saja memerlukan filter dalam otak agar dapat menemukan informasi yang kita cari, minimal kita belajar melihat informasi dengan objektif, bukan fanatik, fanatik sebenarnya boleh saja yang penting sebelumnya kita sudah berusaha objektif ketika awal melihat masalah, artinya fanatik kita adalah kesimpulan setelah kita berfikir objektif,  bukan sekedar ikut"an atau sekedar suka krn ada keuntungan untuk dirisendiri.
Memilih pemimpin negara berbeda dengan memilih rt,  setidaknya kita tau basicnya apa, ada atau tidak kapasitas memimpin masyarakat lebih luas mengenai keamanan-keadilan-kesejahteraan rakyat. Topik mengenai 2 pasang capres cawapres semakin panas di sosial media terutama facebook' Apabila kita lihat komentar para user fb pada sebuah postingan yg bertemakan salah satu pasangan capres cawapres tidak sedikit dari mereka yang justru terpancing pada sebuah debat kusir dan menjadi lucu ketika komentar yang ditulis dengan rasa emosi berlebih semakin tidak ada korelasinya dengan postingan status yg dibicarakan.
Ada hal" yang perlu disadari,atau perhatikan dalam bersosial media agar tidak mudah BAPER:
1. sosial media tempatnya orang yg bermacam"
Sudut pandangan, :
Pengetahuan,:
Lingkungan,:
agama,:
budaya,:
suku,:
Bahasa,:
dan lain sebagainya yang mempangaruhi mereka dalam berkomentar atau memposting status.
2. Sosial media (internet) bisa dijadikan tempat belajar: selain sekolah.
• menghargai, Menghadapi menyikapi budaya atau     kebiasaan seseorang yang berbeda",
• memperbaiki diri (introspeksi) setelah membaca informasi" baik saran maupun tips yg kita terima.
• mengeluarkan isi kepala baik ide, saran atauhal lain melalui sebuah tulisan.
• banyak sekali yang perlu kita pelajari dari bersosial media.
3. sosial media mempertemukan kita dengan
• Kawan bisnis, diskusi, main, dan kawan" lainnya
• Jodoh, jodoh pembeli, penjual, pasangan hidup
• Saudara, yg lama tak jumpa krn jarak.
4. Sosial media melatih kesabaran
Banyak lagi hal" yang perlu di pahami dalam etika media sosial.
kesimpulannya kita cukup tau dengan informasi yg kita terima dan berkacalah pada diri masing" sambil terus mencoba bersikap bijak dalam menyikapi segala sesuatu yang ada di medsos dan sekeliling kita.
Manusia di ciptakan dengan begitu sempurna, semuanya pintar, tapi belum tentu pintar dalam mengendalikan Hawa nafsu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ngomong aja!!