Tahun 2014 merupakan tahun dimana sangat jelas kita rasakan terkikisnya moral para remaja dalam menyikapi segala hal, terlebih dalam menyikapi pra pasar bebas 2015 yang kini menjadi sangat mempengaruhi gaya hidup tak terkontrol, tidak mengukur atau menyesuikan dengan kemampuan diri. sosial tinggi atau dengan kata lain "gotong royong" tak terlihat lg dikehidupan masyarakat terlebih masyarakat kota yang telah mnjadi pintu masuk berbagai budaya luar. Budaya kota yang dikembangkan adalah budaya luar yang mempunyai value negatif bukan budaya yg baik, sering diri ini bertanya" "mengapa budaya negatif yang dikembangkan?"
Padahal luar negeri datang ke rumah kita untuk belajar budaya kita yang terkenal dengan kesopanan dan keramah tamahannya yang selama ini menjadi daya tarik mereka.
Apakah orang" dirumah kita tidak dapat menyaring mana yang harus ditiru dan mana yang harus dienyahkan, inilah yang mendasri betapa pentingnya generasi kita untuk tahu bagaimana menyikapi zaman yang mngedepankan kebebasan, definisi bebas menurut generasi muda sekarang adalah bebas melakukan apa saja, meskipun itu hal yang berdampak buruk untuk diri sendiri maupun orang lain.
Cara berpakaian, cara bicara, perilaku semua telah jauh dari aturan "tata krama" yang dulu sangat melekat dalam krhidupan masyarakat.
Semangat generasi muda dalam menuntut ilmu kian hilang, mereka lebih suka menjalani kehidupannya sesukanya. Pakaian anak muda cewe model masakini semakin mengumbar auratnya mulai dari celana pendek hanya untuk mnutupi kemaluannya, pakaian yang serba ketat menjadikan lekuk tubuh terlihat sangat jelas, sama saja TELANJANG indra peraba dibohongi dengan kain tipis yang menempel agar terasa telah tertutup.
Masalah-maslah seperti itulah yang menjadi point penting untuk segera kita rubah agar dapat membentuk karakter yang bernilai, karakter manusia yang dapat memilah dan memilih mana yang perlu dan mana yang tidak perlu.
Padahal luar negeri datang ke rumah kita untuk belajar budaya kita yang terkenal dengan kesopanan dan keramah tamahannya yang selama ini menjadi daya tarik mereka.
Apakah orang" dirumah kita tidak dapat menyaring mana yang harus ditiru dan mana yang harus dienyahkan, inilah yang mendasri betapa pentingnya generasi kita untuk tahu bagaimana menyikapi zaman yang mngedepankan kebebasan, definisi bebas menurut generasi muda sekarang adalah bebas melakukan apa saja, meskipun itu hal yang berdampak buruk untuk diri sendiri maupun orang lain.
Cara berpakaian, cara bicara, perilaku semua telah jauh dari aturan "tata krama" yang dulu sangat melekat dalam krhidupan masyarakat.
Semangat generasi muda dalam menuntut ilmu kian hilang, mereka lebih suka menjalani kehidupannya sesukanya. Pakaian anak muda cewe model masakini semakin mengumbar auratnya mulai dari celana pendek hanya untuk mnutupi kemaluannya, pakaian yang serba ketat menjadikan lekuk tubuh terlihat sangat jelas, sama saja TELANJANG indra peraba dibohongi dengan kain tipis yang menempel agar terasa telah tertutup.
Masalah-maslah seperti itulah yang menjadi point penting untuk segera kita rubah agar dapat membentuk karakter yang bernilai, karakter manusia yang dapat memilah dan memilih mana yang perlu dan mana yang tidak perlu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ngomong aja!!