Selasa, 02 Juni 2015

pluralisme di Indonesia

     Indonesia terdiri dari keberagaman agama, suku, budaya, bahasa, ras, serta keberagaman lain yang sangat banyak mewarnai kehidupan dalam masyarakat indonesia untuk itu saya beri judul pluralisme yang berasal dari kata plural-isme yang mempunyai arti keragaman (beragam)-pemahaman (paham) sedangkan indonesia adalah negara kita ini yang penuh warna. Apabila kita melihat pluralisme dalam satu konteks saja misalnya pluralisme "agama" banyak menciptakan karakter masing masing manusia setelah memperoleh dogma dan pemahaman manusia itu sendiri terhadap agama yang di anutnya kemudian mempengaruhi perilaku dalam kehidupan sehari hari serta menciptakan warna dalam keluarga, masyarakat, bangsa dan negara, kerja sama bisa saja tercipta dari konteks ini dan memang telah banyak terjalin yang bertujuan untuk meminimalisir masalah-masalah yang mungkin terjadi dari adanya perbedaan agama, namun dewasa ini sering kita lihat bentrok terjadi yang berasal dari masalah intern sebuah agama' seharusnya dalam satu agama lebih dapat memahami dengan sesama yang lain, wajar saja itu terjadi karena tidak hanya agama saja yang menjadikan perselisihan.
      existensi pluralisme seharusnya menjadi sebuah kesadaran untuk kita semua, bahwa kita harus memahami, menghargai, dan bertoleran terhadap orang lain yang mempunyai pandangan lain pada sebuah hal. Dalam ajaran agama islam menjadi sebuah kewajiban untuk menghargai orang lain selama orang tersebut tidak melukai diri kita' kita mesti dapat mengontrol perilaku dan harus sebaliknya seperti perilaku rosululloh SAW harus dapat memberikan contoh kebaikan sebagai daya tarik agama tauhid. Budaya merupakan sebuah karya manusia yang berawal dari sebuah kebiasaan yang kemudian menjadi tradisi peringatan hari atau waktu tertentu, budaya dan agama sering kali terdapat ketimpangan yang menyangkut keyakinan atau aqidah, jika itu terjadi akan menjadi sebuah masalah tak terlihat namun efeknya sangat terasa pada diri seseorang, terdapat banyak budaya yang telah di artikan sebagai sebuah keyakinan yang di campur adukan terhadap agama "budaya sebagai agama atau agama sebagai budaya" lingkup agama adalah menyangkut substansi dari kehidupan ini sedangkan budaya hanya pada lingkup perilaku atau kebiasaan yang terus menerus dilakukan dan turun temurun diajarkan pada generasi selanjutnya tanpa menjelaskan maksud serta bukti ilmiah yang konkrit, Agama yang dapat membuktikan dan menjelaskan arti konkrit dari semua yang dapat terindra oleh panca indra manusia itulah yang dapat kita ambil sebagai jalan hidup. hubungan budaya dan agama yang salah tentu akan menimbulkan perilaku dan aqidah yang salah pula.

      Nahhh...kemudian bahasa kawan... apa nama bahasa di tempat kamu?? tercatat sekitar 600 bahasa yang ada di negara kita dari sabang hingga merauke bahkan lebih itu membuktikan indonesia sangat plural, saya nggak bisa ngebayangin jika setiap daerah membawakan bahasa masing masing mengucapkan arti yang sama dengan bahasa yang berbeda, rame x ya..   dari bahasa saja akan kita temukan sebuah perbedaan yang unik, dari mulai logatnya, bunyinya, nadanya, dan mimik mukanya, akan banyak timbul persepsi ketika kita tidak memahami seseorang minimal kita perlu tau asalnya agar kita mendapat sebuah gambaran perilaku yang terbentuk dari daerah mereka yang katanya masih saudara dengan kita. ketika mendengar orang batak berbicara mungkin kita yang tidak tahu artinya akan menganggap mereka akan berkelahi meski sebenarnya artinya sebuah ajakan baik...
wajar jika ada sebuah komunitas berselisih paham dengan yang lain, karena mereka mempunyai latar belakang yang berbeda beda, bagi yang telah membaca artikel ini maupun artikel yang lain marilah kita sadari bahwa jita satu negara yang mempunyai keinginan indonesia untuk maju, semua agama saling berlomba secara tidak langsung menunjukan sikap yang toleran seperti pada zaman Rosululloh SAW meski dengan agama yang berbeda rosululloh menyadari bahwa yang lain belum mengetahui yang sebenarnya bagaimana aqidah kuat yang ada dalam qalbunya hingga rela demi meluruskan tujuan manusia sebenarnya yang semakin hedonisme (hanya memikirkan kepentingan dunia) dan pada akhirnya mereka meninggalkan itu semua

jangan lupa lihat lainnya mengenai petani modern disini dan lihat gaya kalian sebagai orang yang selalu up to date

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ngomong aja!!