Rabu, 10 Juni 2015

aturan dan ni'mat

     Manusia memang tidak pernah merasa puas dengan apa yang mereka dapat, ketika peraturan Negara, dan peraturan dunia kerja serta hukum dalam Al qur’an dijalankan kita akan merasa hidup ini tidaklah bebas’ tidak bebas melakukan hal semau kita, yang perlu kita sadari adalah ketika kita merasa mematuhi sebuah aturan disitulah kita berada pada jalur menuju keni’matan, terlebih lagi apabila yang kita patuhi adalah aturan tuhan. menurut saya sangat bagus pepatah “sakit sakit dahulu baru kemudian bersenang senang” namun kata pertama “sakit sakit”menunjukan karena tidak terbiasa
Misalkan dalam dunia kerja: Dunia kerja tentunya terdapat aturan yang harus kita patuhi dan jika kita langgar akan mendapat sanksi langsung maupun tidak langsung tergantung pada kadar kesalahan yang di perbuat, misalkan bos yang melanggar aturannya sendiri yang iya buat’ dia secara tidak langsung akan mendapat sanksi dari aturan yang telah dibuat diantaranya; loyalitas anak buah yang menurun karena menilai dalam memimpin tidak baik, kualitas kerja buruk yang berdampak pada hasil. Itu adalah contoh kecil yang dapat kita jumpai di Indonesia. Padahal ketika mendapat sebuah hasil’ baik materi (dalam arti upah) maupun dalam bentuk sebuah karya akan kita dapati sebuah rasa yang mengukur kadar kepatuhan pada sebuah aturan. Peraturan Negara yang sering kita dengar “UUD, ideology Negara yaitu pancasila dan peraturan lain yang dibuat pemerintah” adalah hasil pemikiran pemimpin Negara untuk mengatur masyarakat’ apabila semua mentaati baik masyarakat maupun pemimpin maka  akan tercipta sebuah kedamaian, ketentraman selama aturan tersebut tidak di dasari kepentingan misi kelompok.
Peraturan dan hukum dalam dunia kerja, organisasi, dan Negara adalah buatan manusia yang diberi nafsu untuk menjabarkan peraturan Allah SWT yang maha sempurna, peraturan manusia tidak ada yang sempurna selalu ada perubahan setiap generasi.


Untuk itu Allah SWT menantang para ahli kitab agar membuat peraturan atau kalimat  yang sesempurna dan seindah Al qur’an sesungguhnya “ahli kitab” tidak bisa dan tidak akan pernah bisa. Mereka hanyalah manusia ciptaanNya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ngomong aja!!